HUBUNGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE DENGAN TERJADINYA KOMPLIKASI POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN TAHUN 2018

  • Nanda Novziransyah Universitas Islam Sumatera Utara
Keywords: pemeriksaan antenatal care, komplikasi post partum

Abstract

WHO memperkirakan sekitar 15% dari seluruh kehamilan akan mengalami komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Komplikasi langsung meliputi perdarahan, infeksi, eklamsia, partus lama dan komplikasi abortus, sedangkan secara tidak langsung anemia sebesar 51%. Namun ANC merupakan salah satu upaya pencegahan dini komplikasi kehamilan. Tujuan ANC untuk memantau perkembangan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan pertumbuhan janin. Pemanfaatan layanan ANC oleh sejumlah ibu hamil di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman yang ditetapkan.
Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 268 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rekam medis. Hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC persalinan normal sebanyak 179 orang (66,8%) dan sectio caesarea sebanyak 89 orang (33,2%). Sebagian besar pemeriksaan ANC pada usia 21-25 tahun sebanyak 179 orang (66,8%). ibu yang mengunjungi ANC> 4 kali sebanyak 215 orang (80,2%). Tidak mengalami komplikasi sebanyak 191 orang (71,3%). Analisis dengan Uji Chi Square didapatkan nilai P-value 0,000 atau <0,05

Published
2021-03-04
Section
Artikel Penelitian