FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DALAM MENGONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS

  • Poppy Indah Tristiyana Institiut Kesehatan Masyarakat Helvetia
  • Asyiah Simanjorang Institiut Kesehatan Masyarakat Helvetia
  • Asriwati Institiut Kesehatan Masyarakat Helvetia
Keywords: pengetahuan, sikap, persepsi, kepatuhan minum OAT

Abstract

Tuberkulosis (TB) Paru sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan, Kepatuhan pemakaian obat TB sangatlah penting karena bila pengobatan tidak dilakukan secara teratur, tidak sesuai dengan waktu pengobatan, dan penggunaan obat anti tuberkulosis (OAT) tidak adekuat akan menimbulkan resistensi terhadap OAT atau yang disebut dengan Multi Drugs Resistence (MDR). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor yang mempengaruhi perilaku penderita TB paru dalam mengonsumsi obat anti tuberkulosis di Puskesmas Polonia Medan. Penelitian ini berjenis analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dari penelitian ini sebesar 48 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa nilai p-value <0,05 antara pengetahuan, sikap, dan persepsi terhadap ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi OAT. Berdasarkan analisa multivariat didapatkan variabel pengetahuan yang paling dominan dalam mempengaruhi ketidakpatuhan mengonsumsi OAT dengan OR= 4,233 (95% CI = 1,069 – 16,771). Ada pengaruh pengetahuan, sikap, persepsi dalam mengonsumsi OAT dan variabel pengetahuan adalah yang paling mempengaruhi ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi OAT di puskesmas polonia medan 2019.

Published
2020-01-27
Section
Artikel Penelitian